Pemanfaatan Barang Bekas sebagai Alat Pencacah Plastik Sederhana di SMKN 2

Penulis

  • Krisman Nurizki Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Author
  • Terayana Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Author
  • Muhammad Adam Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Author
  • Priska Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Author

Kata Kunci:

Sampah plastik, Pencacah sederhana, Teknologi tepat guna, Masyarakat, Analisis ekonomi

Abstrak

Sampah plastik merupakan masalah yang masih sering dijumpai di lingkungan pendidikan seperti SMKN 2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek keekonomian dan efektivitas alat pencacah plastik sederhana berbasis barang bekas di SMKN 2 serta membandingkannya dengan mesin pencacah buatan pabrik. Metode penelitian meliputi studi pustaka, observasi lapangan, pengumpulan data melalui program lingkungan sekolah, serta pengisian angket oleh pengguna. Hasil penelitian menunjukkan alat pencacah sederhana dapat dibuat dengan biaya kurang dari Rp600.000, hanya membutuhkan listrik 90–150 watt, dan mampu mengolah 1,5–2 kg plastik per jam. Hal ini jauh lebih terjangkau dan mudah diakses untuk program di sekolah dibandingkan mesin pabrikan yang biayanya di atas Rp30.000.000 dan membutuhkan sumber daya yang lebih besar. Alat pencacah sederhana dinyatakan efektif sebagai teknologi tepat guna dan layak direkomendasikan untuk mendukung kegiatan pengurangan sampah plastik serta edukasi lingkungan di SMKN 2.

Unduhan

Diterbitkan

20-02-2025

Cara Mengutip

Pemanfaatan Barang Bekas sebagai Alat Pencacah Plastik Sederhana di SMKN 2. (2025). Jurnal Riset Multidisiplin (JRM), 1(1), 48-50. https://journal.jantoscv.com/index.php/jrm/article/view/51