Analisis Emisi CO₂ Ekuivalen dari Konsumsi Gas LPG Sektor Rumah Tangga di Provinsi Kalimantan Tengah Periode 2023
Kata Kunci:
Emisi CO₂ , LPG, Rumah tangga, Kalimantan tengah, Mitigasi perubahanAbstrak
Indonesia berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29-41% hingga 2030 melalui Nationally Determined Contribution (NDC), dimana sektor energi berkontribusi 35% dari total emisi nasional dengan konsumsi LPG rumah tangga menjadi sumber emisi yang signifikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis emisi CO₂ ekuivalen dari konsumsi gas LPG sektor rumah tangga di Provinsi Kalimantan Tengah periode 2023 menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan data sekunder dari BPS Kalimantan Tengah, PT Pertamina, dan Dinas ESDM. Perhitungan emisi menggunakan formula IPCC 2006 dengan faktor emisi 3,00 kg CO₂/kg LPG, sementara estimasi konsumsi menggunakan pendekatan bottom-up berdasarkan jumlah rumah tangga dan rata-rata konsumsi per rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan sektor rumah tangga mendominasi konsumsi LPG sebesar 92,70% dari total konsumsi provinsi, dengan total konsumsi mencapai 61.197 ton yang menghasilkan emisi CO₂ sebesar 183.591 ton pada tahun 2023. Tingkat penetrasi LPG mencapai 92,70% dengan dominasi LPG bersubsidi 3 kg (65%) dan non-subsidi (32%). Dominasi sektor rumah tangga dalam emisi LPG menunjukkan perlunya intervensi kebijakan efisiensi energi dan diversifikasi sumber energi, dimana program kompor efisien berpotensi mengurangi konsumsi 15-20%, sementara pengembangan biogas dapat menjadi alternatif energi berkelanjutan yang sesuai dengan karakteristik daerah Kalimantan Tengah.

