Pemodelan Sistem Ditribusi Air Bersih Desa Sei Sekonyer dengan QGIS dan EPANET
Kata Kunci:
Air Bersih, Sei Sekonyer, Permodelan, QGIS, EPANETAbstrak
Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan seperti Desa Sei Sekonyer, Kalimantan Tengah. Namun, kondisi geografis, kualitas air permukaan yang rendah, serta pencemaran dari aktivitas perkebunan sawit menjadi tantangan besar dalam penyediaannya. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan analisis dan perencanaan sistem distribusi air bersih dengan pendekatan pemodelan spasial dan hidrolik menggunakan aplikasi QGIS dan EPANET. QGIS digunakan untuk memetakan kondisi eksisting serta merancang jaringan pipa berdasarkan kondisi topografi dan permukiman, sedangkan EPANET digunakan untuk simulasi tekanan, debit, dan distribusi air pada setiap node jaringan. Hasil pemodelan menunjukkan sistem distribusi dengan pipa galvanis berdiameter 50 mm mampu melayani kebutuhan domestik 608 jiwa selama 20 tahun mendatang dengan debit kebutuhan 1,44 liter/detik. Kombinasi kedua aplikasi ini memberikan efisiensi tinggi dalam perencanaan teknis serta meningkatkan keakuratan estimasi distribusi air bersih. Sistem ini tidak hanya layak secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap karakteristik lokal. Diharapkan hasil perencanaan ini dapat menjadi acuan dalam pembangunan infrastruktur air bersih di desa-desa terpencil secara berkelanjutan.

